
Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Partai Golkar, Agus Sutanto, kembali menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP) ke-2 pada Juli 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Kampung Baru, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan dihadiri Sekretaris Desa Kampung Baru, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga yang mengikuti sosialisasi dengan antusias. Hadir sebagai narasumber Derri Kusuma, S.E., dan Syaiful Azumar, S.H., M.H., yang menyampaikan materi mengenai penguatan nilai-nilai Pancasila dan pentingnya menjaga wawasan kebangsaan di tengah dinamika kehidupan masyarakat.
Dalam sambutannya, Agus Sutanto yang juga menjabat sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Lampung Selatan dan anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung menegaskan bahwa Pancasila merupakan dasar negara sekaligus pedoman hidup bangsa Indonesia yang harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan derasnya arus globalisasi, masyarakat perlu memiliki pemahaman yang kuat terhadap nilai-nilai Pancasila agar tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang bertentangan dengan ideologi bangsa.
“Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan menjadi sangat penting untuk terus memperkuat semangat persatuan, gotong royong, toleransi, dan cinta tanah air. Nilai-nilai tersebut harus terus diwariskan kepada generasi muda sebagai penerus bangsa,” ujar Agus Sutanto.

Ia menambahkan, menjaga persatuan dan kesatuan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kegiatan sosialisasi seperti ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Sementara itu, narasumber Derri Kusuma, S.E., menjelaskan bahwa Pancasila memiliki peran strategis sebagai pemersatu bangsa yang terdiri dari beragam suku, agama, budaya, dan adat istiadat. Menurutnya, keberagaman harus dijadikan kekuatan untuk membangun Indonesia yang lebih maju.
Senada dengan itu, Syaiful Azumar, S.H., M.H., mengajak masyarakat agar terus menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan di lingkungan masyarakat. Ia menilai, pengamalan nilai-nilai Pancasila merupakan kunci dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog dengan narasumber mengenai berbagai persoalan kebangsaan serta tantangan dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan sosial yang terus berkembang.
Melalui kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini, Agus Sutanto berharap semangat nasionalisme dan rasa cinta tanah air masyarakat semakin kuat, sehingga persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga di tengah keberagaman yang menjadi kekayaan Indonesia.(raw)
